SMS itu diterima saat sedang ongkang-ongkang kaki menunggu mushala agak sedikit kosong. Duduk di kursi kayu sambil ditiup angin gedebug.
Katanya, berat badannya sudah turun 2kilogram. Tinggal turun 3kilogram lagi menuju berat badan impian yang menurutnya ideal.
Jadi ingin timbang berat badan juga, setelah sehari sebelumnya sauna di panasnya lalulintas jakarta. Tapi, niat numpang nimbang di lab HI hilang begitu saja setelah selesai shalat dzuhur. Sebeneernya lupa dan ga inget lagi sampai setelah di rumah mama mengadakan pameran alat2 masak yang baru dibeli tadi pagi. Lho, apa hubungannya alat-alat masak dgn pengen nimbang berat badan? Ya ada, tinggal disambung-sambungin aja. Mama ternyata beli timbangan berat badan juga, selain membeli oven yg penggunaannya sedang digila-gilai di rumah (papa sedang nostalgia membuat roti-apalah itu susah nyebutnya soalnya pake bahasa prancis).
Timbangannya lumayan mini, cukup untuk orang yang mini seperti saya..haha boong bgt ding. Ya tapi memang timbangannya mini kok. Dan ternyata timbangan mini itu pun membuat berat badanku tampak me-mini. Haha...bener kan, sauna di lalulintas jakarta bisa menurunkan berat badan setidaknya setengah kilogram. Berat badan terlihat turun 1.5kilogram ditimbang dengan timbangan mini. Syalalalaalalalaaaa....
saat menginginkan sesuatu dan itu belum bisa terlaksana pada waktu yang diinginkan akan ada waktu untuk itu terwujud bila itu memang baik untukmu.
| |
|